Tentang Kami

UmumSejarahVisi, Misi, & Nilai DasarTujuan, Filosofi, & FokusProgram & KegiatanTim TBALAdvisor
Taman Bacaan Anak Lebah (TBAL) merupakan inisiatif nirlaba dan non-politis yang memiliki misi untuk menumbuhkan minat baca pada anak-anak Indonesia sejak usia dini.

Tak dapat dipungkiri bahwa buku merupakan jendela dunia yang dapat membuka wawasan dan mengembangkan daya imajinasi serta kreativitas anak-anak. Buku bacaan yang sesuai dengan usia anak, jika diperkenalkan dengan cara yang menyenangkan sejak kecil, dapat menumbuhkan minat baca dan kebiasaan membaca buku yang sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak saat ini maupun di saat dewasa.
Sayangnya, minat baca anak-anak Indonesia masih tergolong rendah dibanding negara lain di Asia, salah satu sebabnya adalah minimnya akses buku ke anak-anak, disamping cukup mahalnya harga buku anak-anak tersebut. Faktor lain adalah kurang besarnya hasrat guru, tutor, maupun orang tua dalam mengajak anak-anak untuk mulai gemar membaca buku.

Anak-anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan berkomunikasi yang lebih baik dari mereka yang kurang suka membaca. Anak yang gemar membaca terbiasa memiliki pola pikir yang sistematis karena buku terdiri dari pembuka, isi, dan penutup. Anak yang gemar membaca akan terbantu dalam melontarkan ide dan pikiran secara runut. Satu keahlian yang dibutuhkan anak-anak di masa depan, utamanya dalam menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat di industri mana pun mereka akan terjun nantinya.

Sebelum pengiriman, semua buku donasi disortir, untuk memastikan tidak ada kata-kata atau ilustrasi yang kurang baik untuk anak-anak. TBAL tidak semata-mata mengejar kuantitas, namun yang terpenting kualitas dalam berbagi.
TBAL difokuskan kepada anak-anak usia dini (1-8 tahun) di wilayah Timur Indonesia, mengingat perputaran ekonomi, bisnis, termasuk pendistribusian buku selama ini selalu berfokus di pulau Jawa dan sekitarnya, dimana wilayah Indonesia Timur seringkali menjadi prioritas kesekian. Mahalnya transportasi dan logistik ke wilayah ini jua lah yang menyebabkan keengganan berbagai pihak untuk melaksanakan community development yang berkesinambungan di wilayah ini.

TBAL justru memiliki misi sebaliknya. Dengan secara rutin mengirim donasi buku dan majalah yang sesuai dengan usia anak ke wilayah Indonesia Timur yang kurang mampu, diharapkan dapat membantu terwujudnya PERUBAHAN ke arah perbaikan. Let’s start small …

2009 - 2010
  • Taman Bacaan Anak Lebah merupakan insiatif nonprofit yang dimulai di Jakarta.
  • Berkolaborasi dengan PAUD setempat, empat Pojok Lebah dibuka di Lombok Timur.
  • Lebah terus berupaya menghadirkan taman baca yang nyaman dan menyenangkan untuk anak-anak setempat.
2011 - 2013
  • Di awal tahun 2011, Pojok Lebah bertambah menjadi 6 dengan pembukaan 2 Pojok Lebah baru di Lombok Tengah. Masih berkolaborasi dengan PAUD setempat, Pojok-pojok Lebah didukung oleh HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini) Lombok.
  • Selain Lombok, Pojok Lebah pun hadir di kawasan Maluku yaitu di Ambon dan Bula – Pulau Seram, serta Sulawesi Tenggara yaitu kampung Wangi-wangi Wakatobi.
  • Di tahun 2013, delapan Pojok Lebah baru hadir di Ambon, Pulau Saparua, Pulau Seram, Pulau Fordata, dan satu di Trenggalek-Jawa Timur.
2014
  • Melalui Yayasan Literasi Anak Lebah Indonesia, Taman Bacaan Anak Lebah membuka kesempatan bagi para donatur yang ingin bersama-sama membangun minat dan kebiasaan membaca buku pada anak-anak Indonesia melaui berbagai kegiatan penggalangan dana serta kampanye edukatif di Jakarta. Taman Bacaan Anak Lebah secara rutin memfasilitasi kegiatan-kegiatan sosial dalam bidang pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.

vision-mission

Visi & Misi
  • Menjadi lembaga terdepan yang mendorong masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik melalui buku.
Sasaran
  • Terus mendukung anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan buku bacaan berkualitas secara gratis.
  • Terus mendukung anak dari keluarga kurang mampu untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan.
  • Terus mendorong peningkatan minat baca anak-anak Indonesia di usia dini.
Nilai Dasar
  • KEGEMBIRAAN. Fun Learning | Smile & think positively | Enjoy reading books | Passionate
  • KEPEDULIAN & BERBAGI. Show empathy | Take part & contribute | Start from within | Be thankful
  • SALING MENGHORMATI. Celebrate diversity | Open-minded | Appreciation for self & others | Listen to each other
  • INTEGRITAS. Honest & transparent | Do what’s right | Work with ethics | Be responsible | Trustworthy & credible | Committed
  • SEMANGAT MEWUJUDKAN IMPIAN. Self-driven | Teamwork | Get things done effectively & efficiently | Real action | Creative
Tujuan
Kesempatan
  • Memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di kawasan Indonesia Timur untuk mendapatkan buku-buku bacaan berkualitas yang sesuai dengan usia serta pengalaman baca yang mengasikkan agar terwujud minat baca yang penting bagi tumbuh kembang.
Keterampilan
  • Meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak-anak melalui membaca buku-buku berkualitas yang sesuai dengan usia. Buku membantu anak-anak untuk berfikir logis, imajinatif dan meningkatkan kemampuan berbahasa. Anak yang dikenalkan dengan buku akan memiliki kepercayaan diri khususnya dalam menyampaikan ide dan pendapatnya.
Pendidikan Karakter
  • Membaca buku membantu anak-anak untuk menjadi prbadi yang disiplin, sabar, persisten, fokus, dan kreatif.

Filosofi

philosophy

Fokus

Focus

Catatan: Untuk memastikan kualitas buku-buku donasi, Taman Bacaan Anak Lebah melakukan sortir dan seleksi fisik dan isi/konten buku yang akan dikirimkan ke Pojok Lebah. Seleksi isi/konten berdasarkan pada kesesuaian pada usia anak-anak. Bagi Taman Baca Anak Lebah, kualitas buku adalah yang utama.

Tiga Pilar Utama
1. Membaca itu menyenangkan
  • Taman Baca Anak Lebah mendukung pendirian Pojok Lebah yang menjadi tempat menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar dan bermain bersama buku-buku dan kakak pendamping.
  • NgaBUKUrit adalah kampanye untuk mendorong kesadaran pentingnya membaca buku pada anak-anak melalui donasi di bulan Ramadan.
  • #SatuBukuSatuSaudara membantu menjalin persaudaraan antara anak-anak penerima donasi buku dengan donatur buku. Melalui surat yang diselipkan pada buku yang disumbangkan, adik-adik akan mendapatkan sahabat pena.
2. Belajar tanpa Batas
  • Belajar Bahasa Inggris dengan asyik dan menyenangkan bersama guru-guru yang kompeten.
  • Belajar teknologi informasi.
  • Studi lapang ke museum, taman, gunung, pantai, dan tempat bersejarah.
  • Belajar peduli pada lingkungan hidup melalui gaya hidup hijau.
3. Semangati Guru
  • Membantu para Guru untuk terus bersemangat mengajar dengan lebih baik melalui perwujudan ide para Guru.

Elvera Nuriawati Makki – Pendiri

verain2Taman Bacaan Anak Lebah (Bee Children Reading Garden) didirikan oleh Elvera Nuriawati Makki. Lahir di Jakarta, 26 Mei 1976, ibu dari tiga anak ini memiliki mimpi untuk membangun masa depan anak-anak Indonesia menjadi lebih baik, utamanya yang kurang mampu dan berdomisili di wilayah Indonesia bagian Timur. Cara yang diusung pun sederhana, yaitu membangun kebiasaan membaca buku dan memperkenalkan buku sejak usia dini.

Vera adalah seorang business communicator dan praktisi Public Relations. Ia percaya, anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan cara berpikir yang lebih sistematis dibandingkan mereka yang kurang suka membaca.

Di waktu luang, Vera gemar menari, traveling, membuat scrap book, berenang, membaca, dan menghabiskan waktu bersama suami dan anak-anaknya.

Rismadhani Chaniago – Program & Development Manager

934017e20295c4c437f831571043918bProgram & Development Manager Yayasan Literasi Anak Lebah ini telah aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial sebagai relawan sejak masa kuliah hingga kini. Latar belakang pendidikan di bidang Ilmu Psikologi membawanya tertarik pada dunia anak-anak dan pendidikan. Selain aktif di Taman Baca Anak Lebah, wanita yang akrab dipanggil “Kak Dhani” ini adalah penggiat sosial, penikmat film, musik, buku, nasi goreng dan kerupuk. Temui sisi lainnya di twitter @sidhancrut.

Andrean A. Irawan – Operasional Manager

IMG-20160107-WA0003Andrean A. Irawan, ayah dari dua orang anak ini adalah Operasional Manager TBAL. Ditengah aktivitasnya sehari-hari, lulusan fakultas FISIP Universitas Indonesia ini bertanggungjawab pada operasional sektetariat TBAL & operasional seluruh Pojok Lebah di Indonesia bagian Timur. Menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang mendukung kegiatan TBAL & mengajar kelas tambahan bahasa Inggris juga menjadi salah satu kegiatannya di TBAL. Salah satu mimpinya adalah mendevelop program-program pendampingan yang berkualitas untuk anak sekolah dengan biaya yg terjangkau masyarakat umum, agar anak Indonesia memiliki kualitas pendidikan yg baik & merata.

Handry-FeatureHandry Satriago Lahir di Pekanbaru, Riau, 13 Juni 1969. Handry Satriago adalah CEO dari General Electric (GE) Indonesia. Ia pertama kali bergabung dengan GE pada tahun 1997 sebagai Business Development Manager. Sebelumnya, ia pernah bekerja di beberapa perusahaan lokal sebagai Direktur Business Development.

Handry memiliki perhatian yang tinggi dalam bidang pendidikan dan volunteerisme. ia menikmati proses belajar-mengajar, baik di lembaga pendidikan, ataupun di mana saja. Cita-citanya adalah ikut serta memberikan kontribusi kepada pendidikan masyarakat Indonesia agar dapat bersaing di dunia global. Di waktu senggangnya, Ia hobby membaca, olahraga dan berwisata. Saat ini, Handry Satriago merupakan salah satu Dewan Penasehat Yayasan Literasi Anak Lebah yang menaungi Taman Baca Anak Lebah (TBAL).

DROPBOX ZONE:
Yayasan Literasi Anak Lebah Indonesia
Jl. Tekukur Raya Atas No.12
Rengas, Bintaro Sektor 2
(depan lapangan bola)
Tangerang, Indonesia
Email: contact@tbal.org
SIGN IN
Ketik username dan password anda